Connect with us

Banjir (lagi) Tak Bisakah Berhenti?

Photo : Sri Hartini

Opini

Banjir (lagi) Tak Bisakah Berhenti?

Semestinya jika pendekatan yang telah dilakukan belum berhasil, hematnya adalah melakukan kajian yang mendalam untuk bisa mengatasi hal ini. Semoga bisa segera tertangani.

PANGKUR – Karena cuaca hujan yang cukup deras semalam, sejak dini hari tadi, Kamis (02/03/2017) sebagian wilayah Ngawi yang “biasa” kena luapan air dari Sungai Madiun tergenang dan ada yang setinggi lutut orang dewasa. Hampir seperti setiap kejadian di minimal 5 kecamatan di Kabupaten penghasil tempe kripik ini kena luapan hingga cukup tinggi di jalan dan rumah – rumah.

Wilayah yang masuk kecamatan Pangkur, Kwadungan, Padas, Geneng, dan Ngawi menjadi “sasaran” langganan banjir yang tak kunjung tertangani. Luapan yang menggenangi 5 kecamatan ini berasal dari sungai Madiun dan bengawan Solo yang memang tinggi debit airnya. Semoga cepat ada permanen solusi.

Hal yang terjadi setiap tahun, lokasi yang sama, kerugian yang kemungkinan sama pula, tentunya sudah menjadi sesuatu yang digarisbawahi untuk dilakukan perbaikan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah tentunya punya kearifan untuk melakukan kajian ini. Untuk membuat sebuah studi dan belajar dari hal – hal yang terjadi, pastinya bisa menentukan apa yang harus dilakukan ke depan.

Ini juga merupakan tanggung jawab moral bagi kita semua untuk siap siaga, tanggap, dan waspada terhadap bencana apapun yang ada di sekitar kita. Siapa yang akan memberikan kita edukasi? Tentunya dimulai dari daerah kita sendiri. Pemerintah kita yang pastinya bisa memberikan kita solusi.

Harapan semua warga tentunya hal ini tidak akan terus terulang. Banjir (lagi) Tak Bisakah Berhenti? Semestinya jika pendekatan yang telah dilakukan belum berhasil, hematnya adalah melakukan kajian yang mendalam untuk bisa mengatasi hal ini. Semoga bisa segera tertangani.

-Choiri Setiawan-

Continue Reading
Advertisement
You may also like...

#DulurSaklawase KampoengSmuda, Terus Mencoba Bermanfaat dengan segala keterbatasan.

Click to comment

More in Opini

To Top