Connect with us

Aku Mengenalnya seperti Hujan

Foto Dermaga Neira - Source: adiitoo.com

Kehidupan

Aku Mengenalnya seperti Hujan

Benar saja, ditengah penantian itu ada hujan lain yang turun dan mencipta bahagia. Mereka datang dalam bentuk yang sangat berbeda. Bukan lagi rintik air yang menjadikan gemericik. Bukan lagi hujan di tengah kemarau penyebab petrikor.

Prev1 of 6
Use your ← → (arrow) keys to browse

“ Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada ”

― Sapardi Djoko Damono

Januari. Jika tepat waktu, seharusnya pada bulan ini angin muson barat sudah berumur tiga bulan semenjak tugasnya dimulai. Dimana karenanya lautan semakin ramai dengan gelombang tinggi dan ribuan ton awan berarak membawa uap air, kemudian ditumpahkan sebagai hujan. Pada saat angin muson barat telah bertugas dengan baik inilah ada sesuatu yang baru saja dimulai. Masa bakti kami di tanah pengasingan Hatta, Banda-Neira.

Kapal kami baru saja berlabuh sekitar pukul 14.00 WIT di dermaga Neira, pintu masuk pertama bagi pendatang seperti kami. Hiruk pikuk dermaga sangat jelas terlihat saat kapal-kapal besar seperti yang kami naiki masuk dan menurunkan banyak hal. Mulai dari menurunkan berbagai sayur mayur, kebutuhan pokok, hingga menurunkan pendatang “asing” yang dengan mudah akan segera mencintai Banda dan seisinya.

Prev1 of 6
Use your ← → (arrow) keys to browse

Menulis adalah seperti meminum cemue, sruput enak dan bisa mengenakkan. Kreasi tiada henti dengan tulisan yang penuh inspirasi.

Click to comment

More in Kehidupan

To Top