Connect with us

Dari Ibu Siapa dan Bapak Siapa Kita Tak Akan Pernah Bisa Memilihnya

Kehidupan

Dari Ibu Siapa dan Bapak Siapa Kita Tak Akan Pernah Bisa Memilihnya

Kita tidak bisa protes atau bahkan demo didepan istana merdekanya Allah menuntut keadilan kualitas orang tua kita setara, sama rata.

Kita tidak akan pernah bisa memilih terlahir dari orang tua yg seperti apa. Dari Ibu siapa dan Bapak siapa, serta bagaimana keadaan mereka. Kita tak akan pernah bisa memilihnya, karena memang itu 100% urusan Allah.

“Maka begitu kita terlahir,” begitu ujar Gurunda saya. “Entah dari rahim Ibu siapa dan Bapak siapa, semua urusan keturunan selesai.”

Kita tidak bisa protes atau bahkan demo di depan istana merdekanya Allah menuntut keadilan kualitas orang tua kita setara, sama rata. Long march dari bumi sampai ke Arsy-nya Allah sambil bawa sepanduk bertuliskan “Ganti Orang Tua Saya!” Ndak bisa gaes, ndak bisa. Jangankan menuntut, request aja ndak bisa. Dan plis, pikir ulang kalau kalian juga berencana bakar-bakar ban. Mending bakar sosis aja.

Yang perlu kita lakukan sekarang adalah bersyukur atas orang tua kita. Entah mereka itu orang yang baik atau kurang baik. Bertanggung jawab atau nyatanya justru meninggalkan kita begitu aja. Bagaimanapun juga darah mereka mengalir dalam darah kita, pemuda. DNA mereka, kita pewarisnya.

Kalau orang tua kita baik, maka tidak ada alasan untuk tidak bersyukur. Kalaupun orang tua kita kurang baik, tetap bersyukur adalah yang utama dan bersabar selebihnya. Berbaktilah kepada orang tua dalam ketaatan dan kebaikan. Mungkin itu salah satu cara Allah mempersiapkan hadiah surga untuk kita dan mereka. Wallahu a’lam bishawab.

Ngawi, hari ketiga kalender Masehi.
Ditulis oleh Menur.

Menulis adalah seperti meminum cemue, sruput enak dan bisa mengenakkan. Kreasi tiada henti dengan tulisan yang penuh inspirasi.

Click to comment

More in Kehidupan

To Top