Connect with us

Letakkan Tasmu dan Bilang, Ini Mas Gantian yang Berkemas

Sumber gambar : Tribunnews(dot)com

Kehidupan

Letakkan Tasmu dan Bilang, Ini Mas Gantian yang Berkemas

Bukan komentar ‘gak enak didenger’ yang saat itu dibutuhkan oleh ibu-ibu, tapi uluran tangan atau sekedar tawaran bantuan meringankan.

Sering dikomentari suami, “Lama banget sih Bunda”, “Ayo agak cepet dikit ya”, “Sudah hampir telat ini”, dan sebagainya?

Kalau iya, bagaimana yang dirasakan? Dongkol-jengkel dan geram? Kalau iya, berarti wajar – kita manusia.

Mungkin hanyalah ibu bidadari yang terlalu mulia hingga tidak pernah menyimpan dongkol bin jengkel geram di hatinya. Bagaimana tidak, saat tugas yang selalu dikejar lekas selesai dan waktu yang tersedia hanya beberapa jam saja. Kejar-kejaran, habis ini nanti ini, selesai itu terus yang itu demikian rutinitasnya. Bolak balik. Belum lagi kalau mau bepergian, sibuk mondar-mandir nyiapin bawaan dan perbekalan terus dikomentari kayak demikian.

Dongkol? Iya tentu saja. Dikira sebagai seorang ibu kita-kita terlalu santai mempersiapkan semuanya kali ya? Padahal aslinya perhatikanlah, kalangan ibu-ibu seperti itu kebanyakan telah memikirkan semuanya. Jauh lebih dulu telah memperhitungkan jatah waktu yang mereka miliki serta tugas-tugas yang harus mereka selesaikan.

Bukan komentar ‘gak enak didenger’ yang saat itu dibutuhkan oleh ibu-ibu, tapi uluran tangan atau sekedar tawaran bantuan meringankan.

Kalau memang masih saja dikomentari demikian, sudah bu ibu letakkan tasmu dan bilang, ini Mas gantian saja yang berkemas. Dengannya kita akan memberi kesempatan untuk belajar sabar dan memahami keriweuhan.

Kamu bukanlah Tuhan. Di mana penamu belum terangkat, tintamu belum kering, di sanalah suara hidup harus kamu bahasakan. Karena tinta dan pena adalah bahasa.

Click to comment

More in Kehidupan

To Top