Connect with us

Oengkoel, Kopi Excelsa Khas Ngawi

Kopi Oengkoel Excelsa Asli Ngawi. Foto-Friliya

Budaya

Oengkoel, Kopi Excelsa Khas Ngawi

“Dulu ada yang namanya kopi nangka, biji kopi yang memiliki aroma nangka. Kopi tersebut sangat diburu karena rasanya yang enak, sayangnya sekarang sudah jarang ditemukan,” terang Mbah buyut saya yang usianya hampir mencapai satu abad.

Satu lagi khas Ngawi yang dapat kita nikmati, kopi Oengkoel. Disebut-sebut sebagai salah satu dari empat jenis kopi terenak di dunia. Arabika, Robusta, Liberica, dan Excelsa adalah empat jenis kopi terenak, dan Ngawi punya salah satu dari empat jenis kopi tersebut.

Menurut Pokdarwis (kelompok sadar wisata) Desa Ngrayudan jenis kopi Excelsa yang tumbuh di daerah mereka, termasuk jenis kopi langka. Beruntung para pemuda kreatif Desa Ngrayudan serius menggarap kopi tersebut, sehingga sekarang bisa dinikmati banyak kalangan, bukan hanya warga Desa Ngrayudan saja. Diolah dengan cara tradisional untuk menjaga kenikmatan kopi Excelsa.

Nama “Oengkoel” diambil dari kalimat atau bahasa sehari hari warga setempat. “Kopine Oengkoel ora?” sebuah kalimat untuk pemilik warung yang artinya kopi tersebut nikmat atau tidak. Bila pemilik warung sudah menjawab “Oengkoel” maka pembeli akan yakin dan memesan kopi tersebut. Sengaja menggunakan ejaan lama agar lebih terasa lampau.

Pada 2017 lalu Desa Ngrayudan ditetapkan sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Ngawi oleh Bupati Ngawi. Potensi alamnya sangat menarik perhatian para wisatawan. Terdapat banyak destinasi pariwisata dalam satu desa antara lain, kolam renang, bumi perkemahan, air terjun Teleng, taman hutan Segawen, wisata hutan Pinus, wisata budaya “Gravitasi Bumi” atau lebih dikenal dengan seni susun batu, dan wisata edukasi.

Bila anda ke Desa Ngrayudan antara bulan Juni dan Agustus, anda bisa memesan paket wisata edukasi petik kopi, pengolahan hingga pengemasan. Karena pada bulan bulan tersebut kopi Oengkoel di Desa Ngrayudan memasuki masa panen. Dikemas dengan kemasan yang menarik. Kopi Oengkoel sudah dipasarkan mulai dari pasar lokal, nasional bahkan hingga mancanegara. Kopi Oengkoel mempunyai cita rasa yang khas yakni memiliki aroma nangka yang kuat. Menurut keterangan Pokdarwis desa Ngrayudan, hal itu dikarenakan pohon kopi yang tumbuh di dataran tinggi, kurang lebih 700 mdpl.

Saat pertama mencoba rasa kopi Oengkoel jenis Excelsa, saya sempat kecewa. Karena saya mengira kopi tersebut bukan dari biji kopi asli, tapi dari biji buah nangka. Padahal ada kebun kopi di Ngawi, kenapa justru menggunakan biji nangka, pikiran awal saya. Tapi setelah saya konfirmasi kepada Pokdarwis Desa Ngrayudan, ternyata kopi tersebut bukan dari biji nangka, melainkan dari biji kopi asli yang tumbuh di dataran tinggi Ngawi. Sempat kaget, namun penjelasan tersebut akhirnya membuat rasa kecewa saya hilang. Berganti dengan bangga, karena Ngawi memiliki kopi khas dengan cita rasa nikmat.

“Dulu ada yang namanya kopi nangka, biji kopi yang memiliki aroma nangka. Kopi tersebut sangat diburu karena rasanya yang enak, sayangnya sekarang sudah jarang ditemukan,” terang Mbah buyut saya yang usianya hampir mencapai satu abad. Seketika saya tunjukan kopi Oengkoel Excelsa yang diproduksi oleh Pokdarwis desa Ngrayudan.

“O iyo, Nduk! Iki kopi nongko.” Mbah buyut saya tersenyum heran, kopi langka tersebut ternyata tumbuh di daerah Ngawi, beliau baru tahu.

Untuk dapat menikmati kopi Oengkoel Excelsa dari Ngrayudan, anda bisa datang ke desa Ngrayudan. Sekaligus dapat melihat cara pengolahan biji kopi secara langsung. Atau mendapati kearifal lokal warga sana saat memesan kopi di warung, “Bu, kopine oengkoel ora?”. Dan andapun juga bisa memesan kopi dengan cara demikian “pesen kopi oengkoel, Bu.”

Continue Reading
Advertisement
You may also like...

#BocahTritikan Ngawi - Jawa Timur, INDONESIA

Click to comment

More in Budaya

To Top